Sri juga menyampaikan apresiasi atas upaya KBRI Astana untuk terus mempromosikan Pencak Silat di seluruh Asia Tengah, terutama Kazakhstan dan Tajikistan.
Wasit Pencak Silat dari IPSI, Titih Hayati memaparkan bahwa sempat kaget ketika mengetahui jumlah pendekar Pencak Silat di Kazakhstan sudah mencapai 4000 orang dan ada 14 wilayah (region) di Kazakhstan.
“Saya kaget melihat perkembangan Pencak Silat Kazakhstan yang begitu cepat. Kazakhstan bisa menjadi pusat pembelajaran Pencak Silat di Asia Tengah,” jelasnya.
Titih juga menyampaikan bahwa ini semua bisa terjadi karena adanya kekuatan pemimpin di KBRI Astana.
“Kalau roket selalu ada pendorongnya, maka kita ketahui bersama bahwa roketnya di sini adalah Bapak Dubes Fadjroel Rachman,” ucapnya.
(*)




