Danang Wicaksana Minta Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kesatuan

SUARAPANTAU.COM – Anggota DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Aula Hotel Gitrary, Desa Pati, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, pada Selasa, 25 Februari 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Danang menegaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, harus terus dijaga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: DPR Danang Wicaksana: Diskon Tarif Tiket Pesawat dan Tol Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bacaan Lainnya

“Persatuan dan kesatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Dalam situasi apapun, kita harus tetap bersatu sebagai anak bangsa untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ujar Danang di hadapan peserta sosialisasi yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat.

“Kita harus bijak dalam menyikapi informasi, terutama di era digital saat ini. Jangan mudah terprovokasi dan tetap jaga kerukunan antar warga,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan refleksi bersama guna memperkuat komitmen kebangsaan masyarakat Pati, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

(***)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *