Literatur Institut: MBG Fondasi Penting Indonesia Emas

Direktur Literatur Institut, Asran Siara
Direktur Literatur Institut, Asran Siara

JAKARTA – Direktur Literatur Institut, Asran Siara, menegaskan pentingnya keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masa depan Indonesia Emas.

Asran Siara dalam keterangan persnya di Jakarta (22/9/2025), menyampaikan program MBG ini merupakan salah satu kebijakan konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Program MBG adalah wujud nyata keberpihakan negara terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Asran Siara

“MBG Ini langkah konkret yang tidak hanya bersifat simbolis, melainkan benar-benar berdampak pada peningkatan sumber daya manusia berkualitas,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Asran Siara: MBG Perlu Diperkuat Bukan Dihentikan

Asran Siara menegaskan, apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kekurangan atau kesalahan teknis.

Hal itu harus segera diperbaiki, bukan dijadikan alasan untuk menghentikan program.

“Setiap kebijakan besar pasti menghadapi tantangan. Solusinya adalah evaluasi dan penyempurnaan, bukan penghentian,” tegasnya.

Ia menambahkan, kasus keracunan makanan yang terjadi di beberapa daerah justru perlu dijadikan pelajaran untuk memperkuat standar mutu, distribusi, serta pengawasan rantai pasok.

“Bahkan di Jepang, baru pekan lalu tercatat 36 anak sekolah mengalami keracunan makanan. Artinya, peristiwa ini bukan hal khusus di Indonesia, melainkan tantangan yang bisa terjadi di mana saja. Bedanya, pemerintah harus menjadikannya momentum perbaikan, bukan alasan untuk menyerah,” jelas Asran.

MBG Fondasi Penting Indonesia Emas

Lebih jauh, Asran menilai bahwa narasi yang mendorong penghentian MBG patut dicurigai sebagai upaya terorganisasi dari pihak-pihak yang tidak menginginkan anak-anak Indonesia sehat, cerdas, dan berdaya saing dengan generasi dari negara lain.

Mengingat, MBG Fondasi penting bagi masa depan anak Indonesia.

“Jika kampanye penghentian MBG semakin massif, besar kemungkinan ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan program strategis ini,” katanya.

Untuk itu, ia mendorong Presiden membentuk tim khusus yang bertugas memperkuat tata kelola.

Serta meningkatkan pengawasan, serta memastikan kualitas implementasi program MBG tetap terjaga dan tepat sasaran.

“Dengan pengelolaan yang semakin baik, MBG fondasi penting dan akan menjadi instrumen penting dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia kedepan,” ungkapnya.

“Asupan gizi yang cukup akan melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif, sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai,” pungkas Asran.

(***)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *