SUARAPANTAU.COM — Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) diprediksi berpotensi mencatat kenaikan pada awal tahun 2026 seiring beberapa sentimen positif yang menguat belakangan ini.
Emiten infrastruktur milik konglomerat Prajogo Pangestu ini menjadi salah satu emiten yang banyak diminati publik.
Sentimen positif Saham CDIA tidak lepas dari sosok Prajogo Pangestu.
Selain itu, jumlah pemegang saham CDIA terus bertambah hingga lebih dari 270 ribu investor per akhir Desember 2025.
Saham CDIA Berpeluang Masuk MSCI
Salah satu faktor utama yang memicu penguatan adalah potensi masuknya CDIA ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Diketahui, dua perusahaan dalam ekosistem Prajogo Pangestu, yaitu CUAN dan PTRO, telah lebih dulu bergabung.
Peluang ini, memberikan dorongan sentimen positif karena masuknya emiten ke MSCI biasanya diikuti oleh potensi aliran dana dari investor institusi global.
Dengan dominasi pemegang ritel yang meningkat, mencerminkan permintaan pasar yang kuat terhadap saham ini.
Dari sisi fundamental, CDIA menunjukkan pertumbuhan laba yang signifikan.
Laporan keuangan nine months 2025 mencatat laba bersih tumbuh kuat, memperkuat posisi modal dan kapasitas ekspansi perusahaan pasca-IPO.
Sebelumnya, saham CDIA mencatatkan debut gemilang ketika pertama kali diperdagangkan di BEI pada 26 September 2025.
Pasca diperdagangkan di pasar bursa, Saham CDIA melonjak perdagangan perdana, menunjukkan antusiasme investor yang besar terhadap saham ini sejak awal.
Prospek ini juga didukung oleh analis yang melihat upside signifikan terhadap harga saham CDIA.
Beberapa prediksi target harga menempatkannya jauh di atas level saat ini, dengan peluang pertumbuhan yang kuat seiring realisasi ekspansi bisnis.
Meski begitu, investor tetap diingatkan untuk mencermati risiko pasar dan volatilitas indeks secara umum.
Terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Analis teknikal juga menunjukkan indikator yang beragam, sehingga keputusan investasi tetap perlu didukung riset dan strategi jangka panjang.
Dengan kombinasi sentimen dividen, fundamental perusahaan yang solid dan prospek pertumbuhan industri infrastruktur, saham CDIA berpeluang kembali menarik minat investor pada kuartal pertama 2026.
Apa itu Indeks Saham MSCI
Indeks MSCI adalah serangkaian data indeks saham global yang menjadi “kompas utama” dalam memandu arah alokasi dana di pasar modal.
Melalui indeks MSCI ini, para manajer investasi serta investor institusional dapat mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara maju maupun berkembang.
(***)
Baca juga: Saham BUMI Resources Terus Meroket Menguat 14,53 Persen 22 Desember 2025, Tertarik Investasi?

