SUARAPANTAU.COM – DPP Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) mengajak masyarakat berhati-hati terhadap oknum provokator dan pemecah belah bangsa.
Kepada Suara Pantau (Senin, 6/4/2026), Ketua Umum DPP GMPK, Alayk Mubarok menegaskan narasi yang beredar di publik saat ini cukup meresahkan.
“Apalagi berasal dari tokoh-tokoh bangsa yang harusnya bisa ikut andil dalam memberi masukan yang positif terhadap pemerintah,” terangnya.
“Harusnya mereka membuat adem di tengah situasi global yang sedang memanas, tapi justru menyesatkan dan mengarah kepada Hoaks,” tegas Alayk Mubarok.
Alayk Mubarok mengecam, banyak oknum yang ikut menarasikan seolah-olah kondisi bangsa ini sedang kacau. Terlebih adanya prediksi chaos segala macam,” terangnya.
Hal ini tidak bisa kita maknai sebatas prediksi atau ramalan semata, bisa jadi ini adalah pengkondisian akan terjadinya chaos yang sudah direncanakan matang, karena timing nya sudah di sebutkan yakni di bulan Juli-Agustus 2026
“Kami atas nama DPP GMPK menghimbau agar masyarakat tetap tenang, saat ini Presiden Prabowo sedang mengupayakan strategi yang yg terbaik untuk bangsa ini saat dunia sedang tidak stabil,” tegasnya.
Kebijakan Pemerintah harus kita dukung sebagai sebuah entitas bangsa yang besar, jangan mudah di adu domba, karena asing beserta proxy nya tentu tidak menginginkan indonesia menjadi negara yang mandiri dan sejahtera
Gerakan yang memecah belah bangsa ini harus kita lawan, rakyat harus bersatu dan percaya pada pemerintah yang saat ini sedang bekerja, semua kebijakan pemerintah sangat bisa dipahami bahwa semata-mata untuk kemaslahatan rakyat, dan Presiden berkali-kali menyampaikan itu dalam pidatonya.
(***)




