OpiniPolitikTokoh

Siapa Pendukung Prabowo?

Tidak sedikit pertanyaan yang dilontarkan masyarakat baik di media sosial maupun secara langsung yaitu mengapa seorang tokoh masyarakat sekaliber Prabowo jarang diliput oleh media pertelevisian? Padahal tidak sedikit dari rakyat yang berkeinginan mengetahui lebih dalam sosok beliau, mulai dari kegiatan sehari-harinya sampai pekerjaannya, bukankah tokoh-tokoh lain selalu diliput pewarta? Jangankan kegiatan publiknya, bahkan sampai beli sepatu pun diliput media.

Perlu dipahami bahwa perusahaan media juga memiliki kepentingan, mulai dari kepentingan politik sampai kepentingan bisnis, contohnya MNC Tv, RCTI, GlobalTV dan Inews adalah milik MNC Group yang dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo sekaligus Ketua Umum partai Perindo, kamudian ada MetroTV dipimpin oleh Surya Paloh yang juga sebagai Ketua Umum Partai Nasdem dan masih banyak lagi oligarki-oligarki media yang ikut berpolitik di negeri ini.

Prabowo Subianto merupakan tokoh masyarakat, ada yang mengatakan beliau adalah tokoh politik, tokoh militer, tokoh sosial dan tokoh entrepreneur. Sebagai seorang tokoh tentunya Prabowo memiliki pendukungnya sendiri, diluar dari populernya beliau di media pertelevisian dalam negeri namun para pendukungnya tetap memandang beliau sebagai tokoh yang bersih bukan karena fanatik tapi memang dari cita-cita dan kemampuan beliau yang dipandang oleh rakyat.

Kali ini kita akan membahas tentang para pendukung Prabowo sebagai penyemangat beliau maju dalam bursa Pilpres 2019, kita mulai dari Masyarakat secara umum, para pendukung Prabowo ini merupakan yang terbanyak, pasalnya mereka yang melihat banyaknya ketimpangan yang terjadi di dalam negeri mulai dari harga sembako naik drastis tidak sama dengan priode sebelumnya, di kalangan petani yang sering di keluhkan adalah harga pupuk yang mahal, walaupun ada subsidi namun terus terusan di pangkas apalagi harga jualnya juga terbilang rendah dibanding priode sebelumnya dan banyak lagi.

Kebanyakan dari mereka hanya meraba-raba sosok dari Prabowo Subianto namun tetap mendukung beliau dengan pertimbangan bahwa beliau ahli strategi karena berasal dari Militer apalagi nama militer dari kalangan masyarakat sangatlah harus karena mereka berkorban demi kepentingan bangsa dan negara agar rakyatnya bisa makan dan tidur dengan tenang.

Elektabilitas beliau di bidang pertanian juga terbilang popular karena beliau merupakan pemerhati petani dan pedagang terbukti dengan beliau terpilih menjadi ketua Umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) dan ketua APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia).

Kemudian para pendukung aktif atau disebut juga relawan Prabowo Subianto ini kebanyakan berasal dari kalangan pemuda, mahasiswa, rakyat pekerja dan pebisnis. Kelompok ini terbagi lagi beberapa kelompok tergantung keahlian dan bidangnya masing-masing, contohnya kelompok buruh kebanyakan mendukung Prabowo apalagi Prabowo Subianto satu-satunya calon presiden yang telah menandatangani perjanjian dengan para buruh.

Selanjutnya pebisnis lokal, kelompok ini terdiri dari beberapa pebisnis lokal yang merasakan adanya ketidak adilan dalam kesempatan perkembangan bisnis dalam negeri pasalnya banyaknya perusahaan asing yang memiliki kemudahan membuka lahan bisnis di Indonesia dan Prabowo adalah satu-satunya calon presiden yang berjanji akan menutup kebocoran ekonomi negara termasuk system perkreditan yang sangat susah bagi pengusaha kecil menengah hingga atas yang harus mengandalkan pinjaman luar negeri hingga keuntungannya pun dilimpahkan diluar negeri yang kemudian disebut oleh Prabowo “Net Outflow of National Wealth”.

Selanjutnya dari kalangan mahasiswa atau kalangan intelektual ada banyak kelompok contohnya himpunan atau pergerakan mahasiswa non-partai serta beberapa kelompok pecinta alam sangat mengagumi sosok beliau dikarenakan prabowo juga termasuk pecinta alam yang merupakan teman baik dari Soe-Hok Gie serta beliau yang mengangkat nama Indonesia menjadi pendaki pertama mount Everes se-Asean.

Selain itu ada pula beberapa Koalisi mahasiswa termasuk koalisi Mahasiswa Yogyakarta yang pernah melakukan deklarasi secara terang-terangan hingga memicu bentrok dengan timses Jokowi beberapa tahun lalu,selanjutnya beberapa LSM seperti pada tahun 2014 yaitu FPI dan Pemuda Pancasila juga menyatakan dukungannya, lalu berikutnya mantan aktivis 98, tidak sedikit perbincangan di media sosial tentang mereka yang menyatakan dirinya mantan aktivis tahun 1998.

Namun kebanyakan dari mereka mendukung prabowo karena apa yang mereka alami di tahun 1998 mereka tahu persis keadaan masa itu dan yang disangkakan oleh orang lain tentang Prabowo subianto kebanyakan memelintir, bahkan ada diantaranya merupakan pengurus Partai Gerindra dan ikut mendukung beliau.

Selanjutnya para pendukung di lingkaran prabowo, pendukung jenis ini kebanyakan yang paling dekat dengan Prabowo Subianto, hampir setiap deklarasi beliau mereka hadiri, para pendukung ini berharap banyak dengan visi-misi beliau untuk mensejahterahkan rakyat Indonesia, menjadikan Indonesia Macan Asia dan lain-lain.

Mereka juga ada beberapa kelompok, diantaranya GM-FKPPI yang merupakan putra-putri Polri ini mendukung prabowo karena sangat mengecam adanya politik uang serta keyakinan mereka bahwa Indonesia akan jaya jika dipimpin oleh sosok mantan ABRI, selanjutnya ada kelompok GRIB (Gerakan Indonesia Baru) bisa dilihat dari dukungannya 2014 lalu, aksi mereka meliputi urusan hukum dan birokrasi pemerintahan, kemudian salahsatu pendukung yang menamai dirinya Brigade 08, gerakan mereka terbilang sangat aktif terutama di pulau jawa untuk menyuarakan ketidakadilan pemerintah dan MK, sekedar informasi nomor 08 merupakan nama lain dari Prabowo Subianto yang juga sebagai Denjen Kopassus ke 08.

Selanjutnya pendukung yang berasal dari kader Partai Gerindra, ada beberapa kelompok juga tergantung dari masa baktinya, kelompok pertama adalah kader gerindra yang telah menjadi pengurus partai dan anggota dewan baik Kabupaten, Propinsi dan Pusat yang juga tidak bisa duragukan kemampuannya dalam mendulang suara dan meyakinkan rakyat, selanjutnya beberapa sayap partai di berbagai bidang yaitu Gardu Prabowo (Gerakan Rakyat Dukung Prabowo), TIDAR (Tunas Indonesia Raya), PIRA (Perempuan Indonesia Raya), GEMIRA (Gerakan Muslim Indonesia Raya), KIRA (Kristen Indonesia Raya), SEGARA (Sentral Gerakan Buruh Indonesia Raya), PETIR (Persatuan Tionghoa Indonesia Raya), SATRIA (Satuan Relawan Indonesia Raya), KESIRA (Kesehatan Indonesia Raya), GEMA SADHANA (Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara), BGM (Barisan Garuda Muda), GMI (Garuda Muda Indonesia). Sayap partai tersebut terbagi berdasarkan bidang kegiatannya masing-masing.

Selanjutnya masih kader Partai Gerindra yaitu SPD (Sarjana Penggerak Desa) dan GMD (Gerindra Masa Depan), keduanya merupakan kader yang menempuh pelatihan ekstra dibanding kader lain, pasalnya mereka dilatih dan dididik dri bibit unggul para sarjana di seluruh Indonesia bukan hanya seminggu namun hitungan bulanan, pelatihan mereka meliputi kedisiplinan, kejujuran, etika, dll, serta mengenyam banyak pendidikan diantaranya pendidikan Politik, Sejarah, hukum dll. Pelatihan mereka pun di kendalikan dan dibekali langsung oleh Prabowo Subianto dan pengurus Partai Gerindra sehingga diharapkan menghasilkan output yang jujur, disiplin, amanah, dan cerdas sebagai calon pemimpin dimasa depan.

Bukan hanya kalangan politik kepentingan namun banyak juga pendukung yang berasal dari kalangan Ulama, seperti yang telah diketahui bahwa kekuatan tokoh ulama sangat berpengaruh di Indonesia pasalnya sekitar 86% penduduk indonesia adalah muslim, namun belum berarti semuanya akan ikut siapa yang didukung para ulama untuk memimpin negara ini tapi besar kemungkinan hal ini akan berpengaruh, beberapa ulama berpendapat bahwa sosok Prabowo Subianto merupakan orang jujur dan amanah seperti yang dikatakan oleh Alm. KH. Abdurrachman Wahid selaku ulama Ahlussunnah Wal jamaah juga mantan Presiden Republik Indonesia ke 4.

Demikian pembahasan saya semoga dapat dijadikan rujukan, mungkin singkat dan masih banyak yang tidak saya sebutkan namun akan dikembangkan selanjutnya dalam forum ataupun media sosial.

Terimakasih, salam  damai.

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Close
Close
%d blogger menyukai ini: