Ketua DPD Forum PLKP Sumut Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Indonesia Bisa

  • Whatsapp

SUARAPANTAU.COM, SUMATERA UTARA – DPP Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) terus gencar melakukan sosialisasi Aplikasi Indonesia Bisa. Sosialisasi kali ini dilakukan di Provinsi Sumatera Utara pada Kamis, 25 Februari 2021.

Sosalisasi yang dihadiri langsung oleh Ketua DPD PLKP Sumatera Utara, Dr Syamsuddin Lubis S.T., S.E., M.M, Sekertaris DPD PLKP Sumatera Utara, Armaini Rahman perwakilan BP PAUD DIKMAS Sumatera Utara, dan beberapa perwakilan DPD FLKP Provinsi yang ada di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Selain itu, hadir juga ketua DPP Forum PLKP H M. Ali Badarudin , Sekjen Forum PLKP, Zoelkifli M. Adam S.Pd.,MM yang turut mensosialisasikan (Bukasuslat) yang bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dihadapan peserta sosialisasi yang digelar secara virtual tersebut Syamsuddin Lubis S.T., S.E., M.M berharap agar seluruh elemen FLKP menggunakan aplikasi ini.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menggunakan aplikasi ini,” harapnya.

Sosialisasi aplikasi Indonesia Bisa tersebut disampaikan langsung oleh Bendahara Umum DPP FPLKP, Mesra Betty.

Aplikasi ini juga melayani beberapa jenis pembayaran yakni pembelian pulsa, token listrik, tiket pesawat dan juga bisa melakukan kerjasama dengan pihak sekolah hingga perguruan tinggi untuk pembayaran SPP mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PLKP, Ali Badarudin dalam sambutannya menjelaskan bahwa aplikasi ini menjawab kebutuhan masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran dan berbagai jenis fitur transaksi lainnya.

“Aplikasi ini menjawab kebutuhan masyarakat untuk melakukan berbagai jenis transaksi pembayaran dan juga fitur unggulan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Semua pengguna aplikasi tersebut juga akan mendapatkan kemudahan administrasi dengan menggunakan handphone masing masing sehingga tidak perlu ke Bank, administrasi jauh lebih murah, harga bayar lebih murah dan bisa digunakan untuk semua jenis usia dan kelompok masyarakat.

2.5 % dari hasil aplikasi ini juga digunakan untuk membantu kelompok masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, ada juga bonus 2.5% yang diberikan kepada pengguna berprestasi kedepannya.(*/Ismail)

Facebook Comments

Pos terkait