“Potensi perlebahan di sini besar karena didukung oleh vegetasi alam yang memadai dan belum ada saya temukan pembudidaya lebah Trigona di Sinjai,” jelasnya.
Petani kopi menjadi sasaran kegiatan ini karena tanaman kopi merupakan tanaman jangka panjang yang sangat bergantung pada musim.
Diharapkan, kegiatan budidaya lebah dapat menjadi aktivitas ekonomi produktif di luar masa panen kopi.
Di samping itu, lebah yang diletakkan di sekitar perkebunan dapat menjadi agen penyerbuk alami potensial terhadap berbagai jenis tanaman, termasuk kopi.
Terakhir, Gita berharap agar kedepan, kegiatan seperti ini dapat tetap berjalan dan berkembang agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.
(*)




