Seminar Nasional Dorong Inovasi Pembelajaran Matematika Abad 21

SUARA PANTAU – Seminar nasional pendidikan matematika digelar pada Senin (26/1/2026) di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, guru matematika, serta siswa SD, SMP, dan SMA Se-Provinsi Gorontalo.

Seminar nasional tersebut mengusung tema Inovasi Pembelajaran Matematika di Abad 21 yang menyoroti pentingnya pembaruan pendekatan pembelajaran untuk menjawab tantangan pendidikan di era modern.

Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Drs. Nawir Tondako, M.SE selaku pembicara pertama, menyampaikan arah kebijakan literasi numerasi nasional dengan visi restorasi kabupaten gorontalo berkemajuan dan berkelanjutan. 

“Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmen untuk memulihkan, memperbaiki, dan mengembangkan kondisi sosial, budaya, pendidikan, dan lingkungan hidup secara menyeluruh,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan bahwa kemajuan tidak diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas institusi serta penguatan modal sosial.

“Dimensi berkemajuan dalam visi ini menekankan perlunya pembangunan yang berbasis inovasi, keadilan sosial, dan partisipasi publik,” tambahnya.

Pembicara kedua, Dr. Abd. Kadir Jaelani, M.Pd menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Pendidikan matematika harus diarahkan untuk membentuk pola pikir kritis, kreatif, dan solutif agar peserta didik siap menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.

Dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Makassar itu juga memaparkan konsep pembelajaran transformatif sebagai salah satu inovasi pembelajaran matematika abad 21.

 “Pembelajaran tidak hanya soal menyampaikan materi, tetapi bagaimana mengubah cara berpikir, cara memaknai pengalaman, dan mendorong peserta didik untuk bertindak berdasarkan refleksi kritis,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembelajaran matematika perlu menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif serta mengintegrasikan pengetahuan, nilai, dan tindakan dalam kehidupan nyata.

Ketua panitia seminar menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi ruang berbagi gagasan dan praktik baik dalam pembelajaran matematika.

 “Kami berharap seminar nasional ini dapat memberikan wawasan baru bagi guru, mahasiswa, dan siswa dalam menerapkan pembelajaran matematika yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan abad 21,” ungkapnya.

Salah satu peserta seminar mengaku memperoleh banyak perspektif baru dari materi yang disampaikan.

 “Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan, terutama tentang bagaimana pembelajaran matematika bisa lebih bermakna dan tidak hanya berorientasi pada rumus,” tuturnya.

Seminar nasional ini dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Gorontalo sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan matematika yang berkualitas dan berdaya saing di Provinsi Gorontalo. (***)

 

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *