Politik

NCID Sebut Dukungan Prabowo-Sandi Terus Meluas, Warning Bagi Petahana!

SuaraPantau.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, dukungan yang terus mengalir kepada pasangan prabowo-sandi dari berbagai kalangan mengindikasikan metode kampanye #2019gantipresiden beberapa waktu lalu mempunyai efek sangat luas.

Pasalnya, dukungan tersebut tidak hanya dari kalangan menengah keatas sebagaimana hasil beberapa lembaga survei, namun dukungan yang ada kini sudah mengalir dari arus bawah yang secara tidak langsung sudah mengikis basis pendukung Jokowi yang sebelumnya di dominasi kalangan menengah kebawah.

“Bagi seorang petahana fenomena ini merupakan sebuah warning keras untuk lebih berhati-hati, karena jika tidak mampu mempertahankan basis pendukungnya akan berakibat fatal. Namun disisi lain justru kubu Prabowo-Sandi yang diuntungkan dengan semakin bertambahnya dukungan ini”, tegas Jajat.

Dukungan Jokowi-Ma’ruf Stagnan

Jajat mencatat, beberapa waktu lalu beredar kabar di media tentang klaim dukungan dari salah satu supporter sepakbola (bobotoh) menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Maaruf, selain telah dibantah oleh official bobotoh sendiri.

Hal menarik justru deklarasi tersebut, ternyata diinisiasi oleh salah satu caleg PSI yang notabene merupakan partai pendukung Jokowi-Maaruf.

Ia menilai klaim tersebut terkesan konyol ditengah gembar-gembor dukungannya terus mengalir ternyata dibalik semua itu hanya rekayasa karena orang yang terlibat malah dia lagi- dia lagi.

“Semakin derasnya dukungan yang dibeirkann kepada kubu Prabowo-Sandi yang berasal dari berbagai kalangan semakin menguatkan jika rakyat ingin perubahan, sebaliknya semakin seringnya kubu Jokowi melakukan blunder atas klaim dukungan akan semakin menjauhkan simpati rakyat, jika hal ini tidak diantisipasi bisa-bisa pilpres 2019 hanya jadi ajang melegitimasi pemenang, karena dari pergerakan rakyat inilah arah kemenangan pilpres yang akan menentukan”, tutup Jajat.

Facebook Comments

Tags

Related Articles

5 Comments

Tinggalkan Komentar

Close
Close
%d blogger menyukai ini: