“SMKS Fomarimoi yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat menjadi sekolah pertama di Halmahera Barat yang memanfaatkan energi listrik Bersumber dari Energi Terbaruka ini,” kata Swandi.
Lebih lanjut, dengan adanya listrik PLTS Hybrid 1200 watt ini, masalah keterbatasan dan pemadaman listrik yang sering terjadi dapat diselesaikan.
Dia juga berharap kegiatan pelatihan digitalisasi sekolah yang akan berlangsung dilaboratorium komputer tidak akan terkendala meskipun terjadi pemadaman listrik dari PLN.
Program ini kata dia, merupakan karya dari kolaborasi dari beberapa dosen perwakilan perguruan tinggi yang terdiri atas Ahmad Swandi, S.Pd,.M.Si.P dari Prodi PGSD Universitas Bosowa, Dr.rer.nat. Sparisoma Viridi, S.Si.,M.Si dan Dr. Inge Magdalena.,S.Si.,M.Si yang merupakan dosen Departemen Fisika ITB dan Arief Fauzan, S.Kom.,M.T, dosen TI Unibos, serta didukung oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bosowa.
Peresmian program PLTS Hybrid tersebut dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Barat, Ketua Yayasan Fomarimoi, Kepala Sekolah dan Perwakilan para guru dari berbagai sekolah di Halmahera Barat.
Sementara itu, Kepala Sekolah Femi, S.Ag mengatakan bahwa sekolahnya merupakan salah satu sekolah yang memiliki lab komputer.




