JAKARTA – Kader Muda Partai Gerindra, Nessya Anditasari, mengajak generasi muda untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Pesan tersebut ia sampaikan menanggapi situasi terkini di sejumlah daerah yang diwarnai aksi demonstrasi dan bmengarah pada kerusuhan akibat adanya provokasi yang beredar luas di media sosial.
Baca juga: Indonesia Pulih, Literatur Institut: Warga Apresiasi Presiden Prabowo
“Anak muda harus jadi contoh yang baik dalam bermedia sosial. Jangan asal sebar informasi yang belum tentu benar. Kita boleh berbeda pendapat, boleh menyuarakan aspirasi melalui demo, tapi harus tertib dan jangan sampai rusuh,” kata Nessya, Selasa (2/9/2025).
Menurut Nessya, demonstrasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi, namun harus dilakukan dengan cara yang damai.
Nessya Anditasari: Bahaya Disinformasi Fitnah dan Kebencian
Ia menekankan, generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan suasana kondusif serta mencegah terjadinya konflik horizontal.
“Gunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif, informasi yang bermanfaat, dan ajakan kebaikan. Jangan justru dipakai untuk menyebar provokasi yang bisa merugikan banyak orang,” tambahnya.
Nessya juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi hoaks dapat berimplikasi hukum.
Karena itu, ia mendorong para pemuda untuk lebih kritis, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, dan menjadikan media sosial sebagai ruang edukasi serta kolaborasi.
(***)




