Terpilih! Nurfajri Nugroho Jadi Ketua Umum Pemuda ICMI 

SUARA PANTAU – Nurfajri Budi Nugroho jadi Ketua Umum Pemuda ICMI hasil Musyawarah Nasional (Munas) VIII Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Tahun 2026, Ahad (31/10/2026).

Hasil Munas VIII Pemuda ICMI juga menetapkan Andi Alfian Zainuddin sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Pengurus Pusat (MPP) Pemuda ICMI.

Keduanya terpilih dalam Munas VIII yang berlangsung di Wisma BRIN, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11/2026).

Mengusung tema “Pemuda ICMI Mempertegas Komitmen Kecendekiawanan dan Mengawal Tujuan Bernegara”, Munas VIII menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan peran generasi muda Muslim dalam kehidupan kebangsaan.

Bacaan Lainnya

Visi Nurfajri Nugroho Pimpin Pemuda ICMI

Ketua Umum terpilih, Nurfajri Budi Nugroho, menegaskan bahwa kepemimpinan baru Pemuda ICMI harus menjadi ruang aktualisasi generasi muda.

Dengan mengintegrasikan kekuatan iman, ilmu, dan amal dalam pengabdian kepada umat dan bangsa.

“Pemuda ICMI harus menjadi organisasi yang kuat secara struktural, kaya gagasan, produktif dalam pemikiran, dan nyata dalam pengabdian.,” terangnya.

“Semangat kecendekiawanan harus kita hidupkan melalui tradisi berpikir kritis, integritas moral, dan keberanian menghadirkan solusi bagi persoalan bangsa,” tegas Nurfajri.

Ia menambahkan, motto ICMI, “Bersatu, Berjuang, Beramal”, harus menjadi semangat bersama dalam membangun soliditas organisasi, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat.

Harapan Sekjen Pemuda ICMI Andi Alfian Zainuddin

Sementara itu, Sekretaris Jenderal terpilih, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM., menegaskan pentingnya penguatan tata kelola organisasi, konsolidasi nasional, dan kaderisasi berkelanjutan.

“Munas VIII harus menjadi titik awal penguatan organisasi secara menyeluruh. Pemuda ICMI harus hadir melalui kerja nyata, program yang terukur, serta kolaborasi yang memberikan dampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

“Kita ingin melahirkan kader yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab kebangsaan,” ungkap Andi Alfian.

Steering Committee Munas VIII Pemuda ICMI, Ansar Aminullah, menyampaikan bahwa Munas merupakan momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan dan penguatan arah perjuangan organisasi.

“Harapan kita, Munas VIII tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga menghasilkan gagasan strategis bagi masa depan Pemuda ICMI. Semangat musyawarah, persaudaraan, dan tradisi kecendekiawanan harus tetap menjadi fondasi dalam membangun organisasi,” ujar Ansar.

Munas VIII juga menegaskan bahwa kecendekiawanan tidak cukup dimaknai sebagai kemampuan akademik.

Akan tetapi harus tercermin dalam keberanian menyampaikan kebenaran, membela kepentingan publik, serta menghadirkan pemikiran dan tindakan yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Dengan semangat Bersatu, Berjuang, Beramal, Pemuda ICMI diharapkan mampu menjadi kekuatan intelektual muda yang menjembatani nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan dalam mengawal tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Melalui kepemimpinan baru ini, Pemuda ICMI berkomitmen memperkuat konsolidasi nasional, dan mengembangkan kaderisasi cendekiawan muda.

Serta memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan Indonesia. Tutupnya

(**)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *