IESR: Pemerintah Perlu Dorong Pengembangan Energi Terbarukan

IESR Sambut Baik Terbentuknya Tim Kerja JETP Kembangkan Energi Terbarukan

Selama 2015 sampai 2021, kapasitas energi terbarukan bertambah rata-rata 400 MW atau kurang dari seperlima dari pertumbuhan yang seharusnya untuk mencapai target 23 persen bauran energi terbarukan di 2025.

Pada 2022, kapasitas pembangkit energi terbarukan bertambah 1 GW tapi masih jauh dari pertumbuhan seharusnya.

IESR: Perkembangan Energi Terbarukan Indonesia Belum Maksimal

Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa menyebutkan perkembangan energi terbarukan di Indonesia belum signifikan karena adanya ketidaksesuaian level of playing field.

Baca Juga: IESR Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

Bacaan Lainnya

Selama ini, kata Fabby Tumiwa, pembangkit energi terbarukan ini dianaktirikan dengan PLTU batubara.

Bahkan terdapat pandangan bahwa batubara merupakan sumber energi paling murah.

“Padahal yang sebenarnya terjadi, listrik PLTU batubara murah karena ditopang oleh kebijakan DMO dan subsidi-subsidi lainnya mulai 2018. Sementara itu, energi terbarukan tidka mendapatkan dukungan, malah harganya selalu diminta bersaing dengan listrik PLTU dan PLTG yang mendapatkan subsidi negara,” terangnya.

Baca Juga: Dosen FT UNM Gelar Workshop Penghematan dan Penggunaan Energi Listrik di Malino

Analisis IESR menunjukkan harga pembangkit energi terbarukan semakin menurun dan kompetitif. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berskala menengah memiliki biaya pembangkit rata-rata (Levelized Cost of Electricity, LCOE) yang paling rendah yakni sebesar 4,1 sen/kWh.

Di posisi kedua dan ketiga terendah secara berturut adalah Pembangkit Listrik Mini/Mikro Hidro (PLMTH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) senilai 4,9 sen/kWh dan 5,8 sen/kWh.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *