Hari Desa 15 Januari, ALPEKSI Dorong Ketahanan Pangan dan Peningkatan SDM

Ketua Umum DPP ALPEKSI Julia Putri Noor
Ketua Umum DPP ALPEKSI Julia Putri Noor

JAKARTA – Memperingati Hari Desa yang diperingati 15 Januari Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia (ALPEKSI) mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kapasitas SDM aparatur desa.

Seruan disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia (ALPEKSI), Julia Putri Noor kepada wartawan, di Jakarta (15/1/2025).

Julia Putri Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan pusat.

Hal ini penting, kata Julia dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Ketua Wanbin DPP ALPEKSI Minta ALPEKSI Berbenah dan Rumuskan Program Strategis

“Hari Desa ini digagas oleh pemerintah bersama para kepala desa dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat peran masyarakat desa,” terangnya.

Julia Putri Noor menyampaikan, sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo dalam Asta Cita keempat yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Julia menyoroti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan pusat tidak hanya mencakup penguatan ketahanan pangan.

“Tetapi juga peningkatan kualitas SDM, baik secara fisik maupun intelektual,” terangnya.

Menurutnya, ketahanan pangan yang baik akan menciptakan masyarakat desa yang sehat dan fisik yang kuat.

Baca Juga: Kemhan RI Gandeng ALPEKSI Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara

Sekaligus mengurangi masalah kekurangan gizi dan stunting pada anak-anak.

“Sebagai asosiasi yang fokus pada peningkatan kapasitas SDM, kami berharap pemerintah dapat menghadirkan lebih banyak regulasi terkait literasi, bimbingan teknis, dan pelatihan untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM di desa,” tambah Julia.

Strategi Dorong Kemajuan Desa

Ia juga menekankan bahwa peningkatan kualitas manusia tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan pangan yang baik.

“Dengan gizi yang memadai, masyarakat desa dapat memiliki pemikiran yang cemerlang, hidup sehat, dan kemampuan untuk meningkatkan kompetensi diri,” katanya.

“Jadi, gizi yang baik dan SDM unggul adalah kunci masa depan desa,”imbuh perempuan kelahiran Makassar ini.

Untuk mencapai tujuan tersebut, asosiasi telah menyediakan berbagai program pelatihan, workshop, sosialisasi, dan studi banding.

Semua kegiatan tersebut, menurut Julia, telah memiliki standarisasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami memberikan wadah yang memfasilitasi masyarakat desa untuk berkembang melalui pelatihan yang terstruktur. Mediasi antara pemerintah desa, pusat, dan penyelenggara pelatihan adalah kunci untuk mewujudkan SDM yang unggul menuju Indonesia Emas,” ujar Julia.

Julia optimistis kolaborasi lintas sektor ini akan mendorong lahirnya masyarakat desa yang berdaya saing tinggi, baik secara nasional maupun global.

“Dengan memperbaiki kualitas SDM di desa, kita menciptakan masa depan yang lebih baik, menuju visi Indonesia Emas,” pungkasnya.

(rls)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *