SUARAPANTAU.COM –Dewan Pembina KKSS, Andi Jamaro Dulung, memberikan pandangan tegas mengenai polemik yang terjadi dalam organisasi BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dengan PB IKAMI Sulsel.
Ia menyoroti pentingnya membuka ruang lebih besar bagi generasi muda, khususnya mahasiswa perantauan Sulawesi Selatan, harus mengambil bagian dalam proses regenerasi organisasi yang selama ini menjadi wadah bagi diaspora Bugis-Makassar-Mandar-Toraja di seluruh Indonesia dan dunia.
“KKSS menggelar karpet merah bagi generasi muda sebagai calon pemimpin KKSS masa depan. IKAMI Sulsel harus hadir di Mubes dan berkontribusi dalam menentukan arah organisasi ini ke depan,” ujar Andi Jamaro Dulung.
Generasi Lama KKSS ‘Game Over’, Saatnya Pemimpin Baru
Dalam pernyataannya, Andi Jamaro Dulung juga mengakui bahwa kepemimpinan di KKSS saat ini sudah mendekati akhir siklusnya dan membutuhkan wajah-wajah baru yang lebih segar dan inovatif.
“Generasi kami dan pengurus KKSS hari ini sebentar lagi ‘game over’. Harapan untuk membangun bangsa, Sulsel, dan KKSS ada di tangan generasi muda. Kalau bukan mereka yang melanjutkan, lalu siapa?” katanya.
Sebagai organisasi yang turut menginisiasi berdirinya KKSS. Andi Jamaro Dulung menekankan bahwa keikutsertaan IKAMI dalam Mubes bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga bentuk komitmen dalam memastikan KKSS tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman.
“KKSS bukan hanya organisasi nostalgia, tetapi harus menjadi wadah yang dinamis dan terus berkembang. Regenerasi adalah keniscayaan, dan itu harus dimulai sekarang,” tambahnya.
Mubes KKSS 2025: Momentum Perubahan
Mubes KKSS yang akan digelar dalam waktu dekat di Makassar menjadi ajang penting dalam menentukan kepemimpinan baru KKSS. Menurut Andi Jamaro Dulung, momentum ini harus melibatkan generasi muda untuk mulai mengambil peran lebih besar dalam menentukan kebijakan organisasi.
“Ini bukan soal siapa yang lebih senior atau siapa yang lebih berpengalaman. Ini soal bagaimana KKSS bisa bertahan dan terus berkembang. BPP KKSS wajib memberi ruang bagi IKAMI Sulsel pada Mubes untuk KKSS,” ujarnya.
Dengan dinamika yang terjadi di KKSS saat ini, banyak pihak berharap agar Mubes 2025 dapat menjadi titik awal transformasi organisasi, bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan. Semua menaruh harapan kepada pemimpin baru yang akan dilahirkan pada Mubes KKSS.
(*)



