SUARAPANTAU.COM – Pengibaran bendera bajak laut dari anime Jepang One Piece saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi sorotan dan memicu respons dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Bendera berlogo tengkorak yang dikenal sebagai Jolly Roger itu bahkan ramai dijadikan status di aplikasi pesan instan WhatsApp oleh sejumlah warga di berbagai daerah.
Menanggapi fenomena tersebut, Komandan Kodim 1403 Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, menyampaikan bahwa pihak TNI lebih memilih langkah edukatif dibanding tindakan represif.
“Kalau ada masyarakat yang mengibarkan bendera seperti itu, cukup kita beri imbauan dan arahkan ke hal-hal yang lebih positif,” ujar Windra pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, imbauan itu penting untuk menjaga semangat nasionalisme masyarakat, terlebih di tengah peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia.
Letkol Windra juga mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa secara keseluruhan.
“Sampai sekarang kami masih melakukan pemantauan, dan sejauh ini belum ada hal yang menonjol, khususnya di wilayah Kota Palopo,” tambahnya.
Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger memang tengah marak di media sosial. Meski sebagian masyarakat menganggapnya sebagai bentuk ekspresi budaya pop, aparat mengingatkan pentingnya memahami konteks serta menghormati simbol-simbol negara, terutama pada momen-momen penting seperti Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.
(*)




