Sosialisai Empat Pilar Kebangsaan, Moekhlas Sidik: Perkuat Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

  • Whatsapp
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik hadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Probolinggo, 28 Juli 2022 - SUARAPANTAU.COM

SUARAPANTAU.COM, PROBOLINGGO – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik menghadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Hotel Bromo View, Kota Probolinggo, Jawa Timur, 28 Juli 2022.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Kota Probolinggo, Heri Poniman, Eks Walikota Probolinggo, H. Buchori, Tenaga Ahli DPR RI Fraksi Gerindra, Muh. Insyanudin dan sejumlah tokoh lainnya.

Kegiatan ini, menyasar sejumlah tokoh agama, alim ulama, guru, perangkat desa, dan berbagai kalangan lainnya.

Dalam sambutannya, H. Moekhlas Sidik meminta semua lapisan masyarakat memperdalam pengetahuan kebangsaan.

Ia meminta agar tokoh masyarakat jadi pelopor impelementasi empat pilar MPR RI dalam hidup keseharian berbangsa dan bernegara.

“Empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah penyangga Bangsa yang dapat menghindarkan Bangsa dan Negara Indonesia dari disintegrasi (perpecahan),” ungkap Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur (Jatim) 2 ini.

Lebih jauh, purnawirawan perwira tinggi TNI ini meminta sosialisasi Empat Pilar kebangsaan terus digalakkan terutama pada generasi muda.

“Hal ini adalah sangat penting, meski masih banyak tantangan yang dihadapi seperti masih lemahnya penghayatan dan pengamalan Pancasila,” tambahnya.

H. Moekhlas Sidik juga meminta agar lapisan masyarakat mengedepankan persamaan dibanding perbedaan agar tidak terjadi gejolak sosial.

“Seringkali fanatisme kedaerahan dan perbedaan pandangan dalam agama masih dominan dikalangan masyarakat jadi penyebab konflik,” tambahnya

Tidak hanya itu saja, Moekhlas Sidik mengingatkan tantangan lain yang dihadapi adalah pengaruh globalisasi.

Ia menilai kehidupan yang semakin meluas dan makin kuatnya intervensi kekuatan global dalam kebijakan Nasional.

“Butuh filterisasi dalam menjaring informasi yang ada agar tidak membuat masyarakat terpecah belah,” terangnya.

(ran)

Redaksi suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027.

Pos terkait