Fase ketiga dari strategi ini berfokus pada memberikan kemudahan akses pendidikan tinggi.
KIP Kuliah dan LPDP
Pemerintah menyediakan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan Beasiswa LPDP untuk mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Selain itu, penggunaan 500 politeknik baru telah direncanakan untuk memperkuat pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.
Fase keempat dari strategi ini memberikan perhatian khusus kepada lulusan perguruan tinggi.
Pemerintah menyediakan Kartu Prakerja bagi lulusan perguruan tinggi, yang membantu mereka memperoleh keterampilan tambahan untuk memasuki dunia kerja.
Selain itu, pemerintah juga menyediakan pendidikan pra-nikah sebagai upaya untuk mempersiapkan generasi muda dalam membangun keluarga yang berkualitas.
Fase kelima dari strategi ini bertujuan untuk melindungi kesehatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.
Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, memperkuat keamanan, dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat.
Namun, meskipun strategi ini memiliki potensi yang baik, ada beberapa kelemahan dan kekurangan yang perlu diperbaiki.




