Properti yang digunakan saat kesenian tari sintren ini adalah kacamata, ranggap, uang, baju putih, kostum khusus, alat musik tarian, selendang, tali pengikat, penutup kepala, aksesoris dan sesaji.
Dalam kesenian tari sintren ini tentunya mempunyai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, antara lain nilai estetika, nilai religius, dan nilai rasa hormat.
Nilai estetika kesenian tari sintren ini adalah adanya daya tarik yang kuat tentang keindahan gerak-gerak penari yang ditarikan secara spontan dan seirama dengan iringan yang dimainkan.
Nilai estetika dalam tari sintren ini berupa keluwesan, kelembutan dan kelincahan seorang penari sintren.
Kesenian sintren juga dapat dinikmati dari keharmonisan dan keselarasan antara gerak dan iringan musik.
Nilai religius dalam kesenian ini bisa dilihat dari awal pertunjukan sintren dimulai bawang sintren membaca doa dan mantra-mantra yang isinya tentang meminta doa kepada yang maha kuasa agar selama pertunjukan sintren berjalan dengan lancar.
Kemudian nilai rasa hormat terlihat dari kesenian tari sintren yang masih ada dan bertahan sampai sekarang.
Kesenian tari sintren ini sangat unik dan menarik, sehingga perlu dilestarikan dalam budaya Indonesia agar kesenian ini tidak luntur dimakan zaman.
Karena tari sintren ini merupakan budaya bangsa yang mana merupakan jati diri bangsa yang harus kita jaga.
Penulis: Risma Nur Karimah
*Mahasiswa UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan




