Kerugian Kerusakan Infrastruktur Capai Rp900 M Akibat Kerusuhan, Komisi V DPR: Harus Jadi Perhatian Kementerian PU

Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya (DWS)
Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya (DWS)

SUARAPANTAU.COM – Kerugian negara akibat kerusakan infrastruktur di perkirakan mencapai Rp900 Miliar. Hal ini, menjadi perhatian serius dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senayan, Jakarta, Kamis 4 September 2025.

Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar segera melakukan perbaikan terhadap seluruh fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat kerusuhan beberapa waktu belakangan ini.

Hal ini, disampaikan Danang Wicaksana dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum, yang digelar di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Baca Juga: Program Danang Wicaksana Salurkan Bantuan Beasiswa PIP di Kabupaten Pati

Bacaan Lainnya

Perbaikan fasilitas umum, lanjut Danang Wicaksana, meliputi kerusakan fasilitas di tingkat pusat maupun daerah.

Ia menekankan agar kebutuhan anggaran tersebut dapat dimasukkan dalam rencana Tahun Anggaran 2026.

“Perbaikan fasilitas publik harus menjadi prioritas agar masyarakat kembali mendapatkan pelayanan yang layak pasca terjadinya kerusakan di berbagai daerah,” terang Anggota DPR RI Dapil Jateng III ini.

Danang Wicaksana menegaskan, kerusakan yang ditimbulkan cukup masif dan merata di berbagai daerah.

Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum perlu menyiapkan langkah cepat untuk pemulihan dengan memperhatikan alokasi anggaran yang memadai.

Danang menambahkan, DPR RI melalui Komisi V akan terus mengawal proses perbaikan infrastruktur publik tersebut agar dapat direalisasikan secara tepat sasaran.

“Kehadiran negara melalui perbaikan fasilitas umum sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi kepentingan masyarakat luas,” terangnya.

Diketahui, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa total kerugian akibat aksi massa di sejumlah wilayah di Indonesia mencapai hampir Rp 900 miliar.

Estimasi tersebut mencakup berbagai infrastruktur yang rusak, mulai dari gedung DPRD yang dibakar, halte, hingga fasilitas publik lainnya.

(***)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *