Lulusan Terbaik FKIP Unismuh Makassar Menjadi Narasumber di ETDC Indonesia

  • Whatsapp
Ince Rezky Naing, S. Pd, Awardee Beasiswa LPDP

SUARAPANTAU.COM, JAKARTA – Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC) kali ini menggelar kegiatan Sharing Session melalui aplikasi zoom. Kegiatan yang dilakukan pagi tadi ini bertemakan “Sharing dan Tips Beasiswa AAS, Fulbright, dan LPDP” yang agak berbeda dari kegiatan-kegiatan sebelumnya yang diselenggarakan oleh ETDC. Minggu, (21/3/2021).

Kegiatan ini menghadirkan lulusan terbaik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai narasumber, Ince Rezky Naing, S.Pd yang fokus membahas program beasiswa LPDP.

“kami sebelumnya sudah melakukan berbagai kegiatan, namun kegiatan kali ini agak berbeda karena terkait sosialisasi beasiswa baik luar negeri dan dalam negeri yaitu Beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS), Fulbright, dan LPDP” ungkap Sirajuddin mengawali sambutannya sebagai ketua ETDC.

Diketahui, narasumber ini menyelesaikan studi di Unismuh Makassar dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, kemudian 2019 lalu menerima beasiswa LPDP dengan jurusan yang sama di Universitas Negeri Yogyakarta.
Ince menyampaikan bahwa beasiswa LPDP adalah beasiswa sejuta umat di Indonesia.

“LPDP ini merupakan salah satu beasiswa sejuta umat Indonesia karena banyak sekali di luar sana yang melamar beasiswa ini,” ungkap mahasiswa Delegasi Unismuh Makassar tersebut dalam Program Students Exchange Temasek Foundation International Scholar 2017 di Singapura Polytechnique.

Lanjut, bahwa salah satu kunci mendaftar beasiswa LPDP dan beasiswa lainnya yaitu kesabaran.

“saya selalu sampaikan kepada teman-teman yang bertanya kepada saya kalau mendaftar LPDP ataupun beasiswa lainnya itu adalah kuncinya sabar karena mendaftar beasiswa itu adalah prosesnya panjang. Jadi harus sabar untuk setiap tahapannya” tambahnya.

Tips and tricks yang disampaikan oleh pemateri pada kegiatan sharing kali ini sangat bermanfaat Ketika tes wawancara seperti prestasi akademik & non-akademik, karya ilmiah, organisasi, kerelawanan, mencari referensi-referensi proposal studi dan rencana studi, mengikuti format/petunjuk penulisan dari LPDP, proof reading, belajar TPA, membaca topic berita, dan Latihan wawancara.

“Jadi saya itu masih ingat pada saat wawancara selalu ditanya tentang inovasi. Inovasi apa yang kamu sudah buat selama kuliah. Nah, alhamdulillahnya terbantu di karya ilmiah dan PKM karena disitu kita membuat konsep inovasi jadi disitu terbantunya” jelas mahasiswa peraih juara I lomba karya tulis ilmiah mahasiswa tingkat Universitas.

Kegiatan sharing ini berlangsung melalui aplikasi zoom dan live youtube. Nah, pihak kami menyarankan tonton selengkapnya di chanel youtube ETDC Indonesia.(*)

Facebook Comments
  • Whatsapp