Peserta pelatihan sangat antusias dengan materi yang disampaikan, Suroyo menambahkan bahwa selain memberikan edukasi kedepannya juga akan diberikan pendampingan melalui grup whatsapp, sehingga dapat terpantau secara berkala.
Hidroponik Manfaatkan Sampah Plastik
Selama proses pelatihan, peserta juga diberikan praktek dan starter kit hidroponik sederhana. Mulai dari penyemaian hingga proses perawatan.
Praktisi Hidroponik, Dafa Yudha memberikan tips and trik agar mudah dalam berhidroponik dengan peralatan seadanya.
“Kita bisa manfaatkan sampah plastik sebagai media budidaya. Misalnya botol plastik bisa diubah jadi hidroponik sistem wick,” jelasnya.
Hidroponik Menambah Pundi Perekonomian Keluarga
Anggota Diklat PISPI sekaligus praktisi hidroponik, Imam Iskandar menyampaikan peluang bisnis berhidroponik ditengah lahan yang terbatas.
“Hidroponik itu sangat cocok untuk kita yang berada di perkotaan. Dengan lahan seadanya pun, kita bisa budidaya hidroponik” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Swadharma Jakarta, Warsul Anwar menjelaskan pelatihan rutin untuk anggota memiliki nilai edukasi yang sangat dibutuhkan anggota.
“Agenda ini sebagai bentuk silaturahmi dan juga memberikan pengetahuan kepada para anggota, semoga acara ini bermanfaat dan dapat di aplikasikan baik sebagai hobi maupun bisnis” Ujar Warsul.
(rls)




