Opini

Opini: Kritik CEO Bukalapak ke Pemerintah Salahkah?

Oleh:

Zuber Qomaruddin, SE (Ketua OKK Relawan Pride Nasional)

SUARAPANTAU.COM – Media sosial heboh dengan Cuitan Ahmad Zacky, pendiri Bukalapak. Soal Jargon “Industri 4.0” & jumlah dana Riset Indonesia.

Data APBN 2018, anggaran Riset indonesia cuma 0,2% ( +- 2,4T) dari total APBN. Alokasi dana Riset pada APBN 2019 pun hampir sama. Itupun masih harus dibagi dalam banyak kementrian & hampir setengahnya habis dipakai buat seremoni Seminar.

Kritikan Ahmad Zaky, soal dana RISET tidak salah, benar itu. Semua elemen masyarakat harusnya mendukung dan mendorong pemerintah meningkatkan anggaran R & D, Minimal agar mencapai 1-2 % APBN.

Terlebih pemerintah menggaungkan Jargon Industri 4.0, tanpa support dana & kebijakan, jargon tersebut sama dengan omong kosong.

Hari ini pendukung Jokowi menghujat Ahmad Zaky, padahal Zaky sebenarnya adalah pendukung Jokowi juga.

Anomali memank, siapapun yang mengkritik pemerintah seakan harus di bully oleh pendukung-pendukung pemerintah. Seakan pemerintah tidak boleh disentuh dengan kritikan-kritikan, seakan-akan pemerintah harus dipuja-puji setinggi langit.

Ini mirip dengan Zaman Orde Lama ( ORLA) dan Orde Baru ( ORBA). Pada waktu ORLA, siapapun yang mengkritik soekarno seringkali di bully & dianggap penghianat Indonesia. Begitupula zaman ORBA, siapapun pengkritik Soeharto sering dibully, bahkan di penjarakan, di cap penghianat pancasila.

Lantas apakah kita mau indonesia kembali seperti zaman dahulu? Dimna pemimpinya diagung-agungkan seakan harus dijauhi dari kritik? Tentu jangan sampai itu terjadi.

Oleh karenanya, kita harus memastikan ruang kritik tetap ada. Terlebih kritik membangun seperti yang di suarakan oleh Ahmad Zaky, sang CEO Bukalapak dalam cuitan Twitternya.

Mari dukung kritikan Ahmad Zacky.
Mari dukung Pengembangan Riset indonesia. Mari dorong pemerintah memberikan dana Riset lebih.
Mari hargai karya-karya teknologi Indonesia.

Dan mari awasi, jangan sampai pemerintah hanya selfie-selfie dan teriak-teriak jargon mendukung pengembangan Riset, tapi tanpa ada Langkah Kongkrit.

Maju terus Indonesia!

Facebook Comments

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Suara Pantau