Teriakan Prabowo Presiden
Pidato Prabowo begitu memukau. Bahkan sesekali terdengar teriakan yang menggema dari forum Munas KAHMI. Terutama ketika Prabowo memuji HMI atau saat mengemukakan pentingnya semangat berbangsa dengan begitu berkobar.
Berbagai teriakan mewarnai pidato Prabowo. Misalnya teriakan “Hidup Prabowo”, “Hidup Prabowo” berulang kali terjadi. Bahkan sebagian peserta tak lupa juga meneriakkan “Prabowo Presiden” hingga berkali-kali. Teriakan ini bahkan juga terjadi saat Prabowo sudah selesai memaparkan materinya dan hendak keluar. Langkah demi langkah Prabowo diiringi teriakan “Prabowo Presiden”.
Antusiasme peserta menyambut Prabowo tentu tidak hanya didasarkan pada posisinya sebagai calon presiden Republik Indonesia pada pilpres 2024 mendatang.
Baca juga: Literatur Institut: Jokowi Pertegas Kedekatan dengan Prabowo di Pilpres 2024
Tetapi juga berkaitan dengan ide-ide dan gagasan Prabowo terkait kebangsaan dan ke-Indonesia-an yang banyak memiliki kesamaan dengan HMI, dan hal ini merupakan salah satu trade HMI.
Langkah dan ide-ide politik Prabowo terutama berkaitan dengan ide kebangsaan sangat sejalan dengan salah satu poin dalam misi HMI, yaitu “Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil-makmur yang diridhai Allah subhanahu wa ta’ala.”
Prabowo kerap kali menampilkan gagasan serta sikap bagaimana mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Terlebih lagi dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta cara menghindarkan Indonesia dari perpecahan. Bagi Prabowo, HMI juga penjaga keutuhan dan persatuan bangsa.
Dalam bagian lain, Prabowo juga berbicara mengenai demokrasi. Prabowo menjelaskan semangat menegakkan demokrasi jangan hanya “the letter of the law” atau kata-kata yang tercantum dalam Undang-Undang dan peraturan, tetapi harus “the spirit of the law” yaitu ruh, itikad, kehendak dari Undang- Undang yang sangat gampang diucapkan tetapi sangat berat untuk dilaksanakan.
“Menegakkan demokrasi ujungnya adalah masalah kepemimpinan dan kehendak politik. Kita harus benar-benar ingin membuat demokrasi sebagai cara mendapat pemimpin yang baik,” ujar Menhan Prabowo.




