Diskusi MUI Bahas Refleksi Akhir Tahun 2022 Islam dan Situasi Global

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Demokratisasi di PBB ini diwujudkan secara konkrit dengan dua cara: pertama, menetapkan secara konsisten mekanisme pembahasan pengambilan keputusan terutama di sidang DK PBB dalam rangka penyelesaian konflik dan penciptaan perdamaian; kedua, meninjau ulang, menghapuskan atau membatasi penggunaan Hak Veto.

“Veto jangan digunakan untuk persoalan-persoalan yang justru bisa memberikan ruang lebar untuk lakukan aneksasi, apartheid dan genosida yang dilakukan oleh siapapun. Hal ini sangat diperlukan antara lain dalam rangka memudahkan upaya-upaya mewujudkan dan memperkokoh perdamaian dan keadilan global,” kata Sudarnoto.

MUI masih memandang bahwa perlawanan terhadap zionisme Israel dan pembelaan terhadap rakyat dan bangsa Palestina masih relavan dilakukan tahun 2022 ini, apalagi PBB sendiri telah menetapkan tanggal 29 November sebagai hari solidaritas bangsa Palestina.

Baca Juga: Dubes Fadjroel Rachman Dukung Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Eurasia Economic Union

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini berbagai tindakan kekerasan dan terror masih terus dilakukan oleh zionisme Israel terhadap rakyat Palestina. Tindakan Israel yang didukung Amerika ini tentu merusak beberapa resolusi DK PBB, kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Menurut Sudarnoto, perlawanan terhadap zionisme Israel pada tahun 2022 harus terus dilakukan antara lain melalui (1) perjuangan diplomatik yang meyakinkan agar Israel dikeluarkan dari keanggotaannya di PBB, (2) dorongan kepada berbagai kekuatan civil society dalam dan luar negeri, penggerak HAM dan segmen masyarakat lainnya untuk mengecam dan menghentikan tindakan-tindakan brutal Israel (3) dorongan kepada OKI untuk mengkonsolidasi persatuan negara-negara muslim.

Baca Juga:  Pengesahan RUU KUHP, Yasonna Laoly: Momen Bersejarah Indonesia Tinggalkan KUHP Produk Belanda

MUI tahun 2022 masih tetap dengan konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk program humanitarian aid dan program-program sosial, pendidikan dan ekonomi lainnya bagi masyarakat Palestina.

Karena itu, pembangunan rumah sakit umum di Hebron oleh MUI, misalnya, adalah salah satu langkah yang sangat penting dan konkrit bagi yang harus digalakkan dan dirampungkan dengan baik sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *