Kampus dan Narkoba, Sebuah Refleksi dari Kasus Bungker (Brangkas) Narkoba Universitas Negeri di Makassar

Dosen Universitas Bosowa Makassar, Andi Rizal
Dosen Universitas Bosowa Makassar, Andi Rizal

Edukasi anti narkoba harus lebih intensif diberikan kepada seluruh elemen kampus, termasuk mahasiswa, dosen, dan staf. Sistem pengawasan juga harus diperkuat dan penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu.

Namun, bukan hanya itu, mahasiswa juga harus mengerti bahwa mereka memiliki peran yang sama pentingnya. Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa, dan menjadi tanggung jawab mereka untuk menjaga diri dan lingkungan mereka agar bebas dari narkoba.

Mahasiswa harus sadar bahwa narkoba bukanlah solusi atas berbagai tekanan yang mereka hadapi, baik itu tekanan belajar, sosial, maupun psikologis.

Maka, tindakan preventif dan holistik harus segera dilakukan. Selain sistem pengawasan yang lebih baik, universitas juga perlu menyediakan layanan konseling dan dukungan psikologis yang dapat diakses dengan mudah oleh mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, juga diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba yang telah menjadi musuh bersama.

Kita semua harus menyadari bahwa ini bukan hanya perjuangan individu atau satu lembaga saja, tetapi perjuangan kita semua sebagai bagian dari masyarakat.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *