PATI – Sejumlah pengusaha ayam di Kabupaten Pati mengeluhkan kesulitan mendapatkan DOC (Day Old Chick) atau bibit ayam, Selasa (14/10/2025).
Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Danang Wicaksana Sulistya saat berdiskusi di Cafe Omah Kuno, Kabupaten Pati.
Menurut para pengusaha, kelangkaan DOC beberapa bulan terakhir telah berdampak serius pada keberlangsungan usaha mereka.
Harga DOC yang melonjak dan sulitnya pasokan membuat peternak mengalami kerugian signifikan.
“Biasanya kami bisa dapat DOC dengan mudah, tapi sekarang stoknya terbatas dan harganya tinggi. Ini sangat memberatkan kami sebagai pengusaha ayam,” ujar salah satu pengusaha ayam yang hadir dalam diskusi tersebut.
Menanggapi keluhan tersebut, Danang Wicaksana Sulistya menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi para pengusaha ayam ke pihak terkait, termasuk kementerian dan pelaku usaha besar yang menguasai pasokan DOC.
“Saya akan bawa aspirasi ini ke tingkat pusat. Jangan sampai pengusaha ayam kecil tertekan karena distribusi DOC yang tidak merata,” tegas Danang.
Ia juga menambahkan bahwa sektor peternakan, khususnya ayam, memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional.
Karena itu, perlu ada solusi konkret agar rantai pasok DOC bisa berjalan lancar dan tidak merugikan peternak kecil.
Diskusi ini menjadi ruang bagi pelaku usaha ayam di Pati untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama agar usaha mereka tetap bisa berjalan.
(***)




