Dari segi penampilan SBY dan Prabowo hampir sama, tampil elegan dan berwibawa sehingga 2019 Jokowi masih mampu memenangkan pertarungan itu.
Meninjau Ulang Karakter Pemimpin Sederhana
Pada 2019 lalu, sebagian kalangan terdidik memilih duduk dan mendefenisikan ulang tentang kesederhanaan dan apa pengaruhnya terhadap kebijakan pemerintah. Kata sederhana memang lebih cenderung didefenisikan sebagai bentuk atau tampilan yang tidak dilebih lebihkan begitupun terkait perilakunya.
Akan tetapi dalam dunia politik, kesederhanaan haruslah bertransformasi kedalam kebijakan publik. Transformasi yang saya maksud adalah kesederhanaan itu harus berubah wujud menjadi kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil sehingga tampilan sederhana tidaklah menjadi bentuk jualan politik semata.
Akan lebih baik berpenampilan elegan dan berwibawa sebagai presiden tapi kebijkannya adil ketimbang tampilan sederhana tapi berpihak pada kalangan atas.
Salah satu contoh, ditengah riuh kasus hambalang, SBY masih sempat memikirkan bagaimana caranya agar perekonomian di pedesaan bisa tumbuh pesat yang notabene dihuni oleh sebagian besar masyarakat dibawah garis kemiskinan.
Sebagian masyarakat pedesaan masih berkutat dengan usaha usaha Subsisten, lalu SBY mencoba meramu UU dana desa yang wajib dilaksanakan oleh presiden selanjutnya. Inilah yang membuat desa saat ini makin sejahtera sebab mendapatkan anggaran yang cukup besar setiap tahunnya.
Apa contoh kebijakan Jokowi yang tidak berpihak pada rakyat kecil..? salah satunya adalah upaya Jokowi memberi subsidi mobil listrik, kebijakan ini sangat jelas akan berpihak pada rakyat yang kekayaannya diatas ratusan juta, mengingat harga mobil listrik tidaklah murah.




