Hendra Aziz: Pilpres 2024 Momentum Memilih Pemimpin Sederhana Secara Otentik

Hendra Aziz, Dosen Universitas Azzahra / Pengamat Kebijakan Publik

Apalagi saat ini, masyarakat yang mebeli mobil listrik, rata rata sebagai mobil tambahan bukan mobil yang pertama kali dibeli atau dimiliki.

Contoh yang kedua adalah terkait pilihan Jokowi lebih banyak membangun jalan tol ditengah banyaknya jalan rusak dan ketiadaan akses ditengah masyarakat, Jokowi adalah presiden yang di eranya terbanyak dan terpanjang mebangun jalan tol, tapi jalan tidak berbayar jumlahnya sedikit ketimbang era SBY.

Belajar Dari Kebijakan Pemerintah Era SBY

SBY membangun jalan tidak berbayar yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat jumlahnya sangat besar berkali kali lipat dibandingkan Jokowi. Belum lagi, jumlah jalan desa yang dibangun via PNPM era SBY yang sangat banyak menghubungkan jalan antar desa, dalam rangka mendorong percepatan pembangunan ekonomi di pedesaan.

Banyak contoh kebijakan Jokowi yang tidak berpihak pada wong cilik, mendorong kita untuk meninjau ulang tentang kesederhanaan. Sederhana itu baik, tapi sederhana yang “menipu” tentulah buruk.

Bacaan Lainnya

Tahun 2024 adalah momentum yang tepat untuk mendefenisikan kesederhanaan secara komprehensif, sebab sederhana itu lebih dekat kepada kebijaksanaan, bijaksana lebih dekat kepada ilmu pengetahuan.

Sehingga kita mesti mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang sederhana luar dalam bukan sederhana yang “menipu”. Wallahu A’lam bish-Shawab.

Penulis: Hendra Aziz
*Peneliti dan Dosen Universitas Azzahra

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *