Pimpinan IWPG Hyun Sook Yoon Serukan Kawal DPCW Agar Segera Menjadi UU di PBB

Pimpinan IWPG Hyun Sook Yoon Serukan Kawal DPCW Agar Segera Menjadi UU di PBB

DPCW Perlu Jadi Perhatian Serius

Jika sudah terwujud, IWPG akan memantau apakah deklarasi ini diterapkan di setiap negara. “Jika Wanita bergerak sendiri-sendiri, realisasi DPCW akan lama. Namun, perdamaian dunia melalui DPCW dapat dicapai lebih cepat jika semua wanita di dunia bekerja sama,” katanya.

DPCW dideklarasikan pada 14 Maret 2000, setelah tiga putaran diskusi ekstensif dan menyeluruh. DPCW lahir untuk melengkapi hukum internasional yang sudah ada sebelumnya, yang masih memberi peluang terjadinya perang.

DPCW yang terdiri dari 10 pasal dan 38 klausul, berisi klausul anti perang yang memblokir terjadinya perang, agar sama sekali tidak terjadi.

Menurut Hyun Sook Yoon, salah satu proyek inti IWPG adalah budaya perdamaian di desa global. “Kami akan terus berusaha menghapus diskriminasi, konflik dan perang, yang hingga kini masih merajalela,” katanya.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, IWPG melakukan berbagai cara yang unit untuk menanamkan perdamaian di hati manusia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia lanjut. Salah satunya, menggelar lomba melukis bagi anak-anak di berbagai negara, dengan tema perdamaian. Tahun 2023 ini, sejumlah 10.000 anak-anak menjadi peserta. Tujuannya agar sejak dini semangat perdamaian sudah melekat di hati anak-anak.

Selain itu, IWPG mengadakan pendidikan pengajar perdamaian secara gratis kepada para wanita, sehingga bisa mengajarkan perdamaian itu kepada banyak orang.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *