SUARAPANTAU.COM – Di tengah maraknya sorotan terhadap peredaran narkoba dan praktik tedong silaga (adu kerbau taruhan) di Toraja, aktivitas judi sabung ayam (SBY) justru diduga tetap berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Di Ne’ Kake’, Lembang Tallulolo, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, praktik sabung ayam sore hari atau pa’makaren disebut-sebut rutin berlangsung.
Meski telah berulang kali diberitakan, aktivitas ilegal ini seolah kebal terhadap penindakan.
Sejumlah sumber yang dapat dipercaya mengungkapkan bahwa arena judi tersebut nyaris tak pernah sepi. Ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah tegas dari aparat kepolisian setempat. “Di Ne’ Kake’ hampir tiap sore ada,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Tak hanya soal lokasi, pola permainan pun disebut mengalami perubahan.
Jika sebelumnya berlangsung terbatas pada siang atau sore hari, kini aktivitas judi SBY justru beralih ke malam hari, menandakan adanya upaya menghindari pantauan.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik mulai mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak praktik perjudian yang terang-terangan berlangsung.
“Sudah sering diberitakan, tapi tetap jalan. Seolah-olah tidak tersentuh,” kata warga lainnya.
Selain di Ne’ Kake’, dugaan praktik serupa juga disebut berlangsung di kawasan Bolu, tepatnya di belakang SPBU. Di tempat ini berlangsung malam.
Namun hingga kini, sosok yang diduga sebagai penyelenggara masih belum terungkap.
Situasi ini memperkuat kesan adanya pembiaran terhadap aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat.
Warga pun mendesak aparat kepolisian untuk tidak lagi menutup mata dan segera mengambil tindakan nyata.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi.
Sementara itu, tim media masih terus melakukan penelusuran mendalam untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat. (nat)
Baca Juga:



