“Usulan kami koalisi wartawan pemilu baik Bawaslu daerah dan pusat. Saya juga sangat melibatkan pelibatan kampus, merdeka belajar,” kata dia.
Abdi sendiri mengungkapkan acap kali wartawan hanya fokus kepada momen kejadian dan pasca atau rekonsiliasinya, namun kerapkali melupakan pra-kejadian.
Baca juga: Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono Minta Mahasiswa Luar Negeri Jadi Mitra Pengawasan Pemilu
Jadi wartawan juga harus kritis pada momen sebelum pemilu. Dalam konteks pra-pemilu ini, wartawan adalah edukator.
“Dalam meliput pemilu pastikan tidak partisan, jangan menjadi corong partai dan kandidat, tidak boleh jadi bagian dalam semua tahapan pemilu, ungkap rekam jejak kandidat, kritisi program/klaim partai selama kampanye,” kata Abdi.
(red)




