Yusran Sofyan: Anies di Langit Biru

Yusran Sofyan, Pemerhati Sosial Politik

Selebihnya terbagi dengan koefisien yang hampir sama antara segmentasi kiri dan kanan. Mungkinkah dengan pendekatan seperti ini mempengaruhi para elit parpol??? Walaupun belum cukup menyentuh realitas tapi sekali lagi indikator ini tidak mudah diabaikan.

Terlepas dari polarisasi yang terjadi tentunya mesti dikuti oleh pertarungan ide dan gagasan dalam bingkai kebangsaan. Menjadi dangkal jika benturan selalu larut dalam kerangka irasional. Penilaian tidak boleh jauh dari prestasi atau belum berprestasi.

Perlu kesinambungan atau perubahan. Dibutuhkan stabilitas atau terobosan. Pemahaman ini yang harus melekat di akar rumput, walaupun polarisasi selalu mewarnai kontestasi.

Menjelang pemilu 2024 diawali dengan terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu ( KIB ) pada tanggal 4 Juni 2022 menghangatkan perpolitikan nasional. Koalisi ini diinisiasi oleh partai Golkar, PPP dan PAN.

Bacaan Lainnya

Landasan berpikirnya adalah meletakkan visi pembangunan yang berkesinambungan. Konsensus ini dibangun dengan proyeksi jangka panjang sambil menunggu figur kepemimpinan yang paling layak untuk diusung pada pilpres yang akan datang.

Dari perspektif politik, KIB berusaha untuk menetralisir polarisasi yang terjadi. Terus menjaga stabilitas sehingga segmentasi elektoral di tengah tidak terus tergerus.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *