Yuni menyampaikan bahwa dengan prinsip 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle sampah yang mulanya menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari, bisa dimanfaatkan dan diolah kembali menjadi produk bernilai guna.
Kegiatan ini tidak berhenti sampai pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan praktik sederhana cara mengolah kembali minyak jelantah menjadi sabun.
Dilaksanakan di GOR Desa Gunasari yang bersebelahan dengan kantor desa, kegiatan diwarnai dengan antusiasme warga. Pembuatan sabun dengan berbahan dasar minyak merupakan reaksi saponifikasi.
Baca Juga: Saleh Husin Jabat Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia
Reaksi saponifikasi merupakan reaksi hidrolisis asam lemak dengan basa kuat, seperti NaOH.
Sumber asam lemak yang digunakan dalam percobaan sederhana ini adalah minyak jelantah.
Reaksi saponifikasi akan menghasilkan sabun sebagai produk utama dan gliserin sebagai produk samping.
Baca Juga: Dosen UNJ Gelar Pemberdayaan Masyarakat di Subang Jawa Barat
Pembuatan sabun dengan memanfaatkan minyak jelantah terlebih dahulu dilakukan pembersihan dengan arang dan bleaching earth (bentonite) yang merupakan suatu bahan berbasis lempung.
Minyak jelantah yang sudah dijernihkan kemudian dicampurkan dengan soda api atau NaOH yang sudah dilarutkan dalam air.




