Bahkan, sebagian dari korban juga menjadi pelaku pelecehan seksual kepada orang lain. Para korban pelecehan seksual sering kali memiliki pandangan yang menyimpang terhadap hubungan seksual. Mereka dapat menjadi over-aktif dalam hubungan seksual atau mungkin kesulitan membangun hubungan intim dengan orang lain.
Mereka juga dapat menjadi infertil atau kesulitan untuk ejakulasi dan juga sulit untuk melakukan hubungan seksual. Mereka yang mengalami beberapa kondisi tersebut bisa terjerumus untuk menggunakan narkoba dan bermabuk-mabukan.
Setidaknya 65% kasus pelecehan seksual tidak dilaporkan ke polisi, yang membuat para korban sulit untuk mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan. Karenanya, perlu ada kesadaran yang kuat untuk melakukan kampanye tentang pelecehan seksual.
Konseling adalah sebuah rencana perawatan yang dirancang sesuai dengan masing-masing korban, karena tidak ada orang lain yang mengalami hal yang sama. Rancangan dibuat berdasarkan beberapa faktor, diantaranya keahlian terapisnya, penerimaan dari korban, tingkat keparahan pelecehan seksual yang diterima, dan trauma yang dialami. Karenanya, mungkin perlu beberapa sesi perawatan yang mungkin dapat berjalan beberapa tahun.
Baca Juga: Daftar Kampus Swasta di Makassar Universitas Hingga Politeknik
Para korban pelecehan seksual dapat bertanya kepada organisasi nirlaba atau agensi manapun yang menawarkan pelayanan konseling pelecehan seksual. Organisasi atau badan semacam ini umumnya memiliki ahli konseling yang sudah berpengalaman, terlatih, dan biasa menangani korban pelecehan seksual. Sebagian diantara para ahli konseling ini bahkan memiliki spesialiasi untuk masalah pelecehan seksual tertentu atau ahli dalam menangani korban dalam usia tertentu. Karena pada dasarnya, pola pikir remaja berbeda dengan orang dewasa.
Setiap sesi biasanya berlangsung selama beberapa menit sampai satu jam. Salah satu teknik terapi yang paling populer adalah terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi kesenian. Terapi perilaku kognitif memiliki dasar bahwa persepsi setiap orang terhadap suatu kejadian terkadang lebih berat dibandingkan kejadiannya. Misalnya, seorang istri yang pernah mengalami pemerkosaan dalam perkawinan mungkin mulai merasa bahwa ia tidak layak untuk dicintai.
Ia kemudian akan mulai menolak segala bentuk rasa sayang dari orang lain. CBT sudah terbukti sebagai metode yang efektif dalam mengatasi masalah depresi, kecemasan, dan PTSD. Metode ini ditandai dengan menulis pada jurnal, menantang pola pikir sang korban, dan mengajari keahlian yang berguna untuk mengatasi pikiran negatif tentang dirinya dan kejadian yang dialami.
Sementara itu, terapi kesenian disarankan bagi mereka yang kesulitan untuk mengungkapkan apa yang mereka pikirkan dalam kata-kata.
Mereka dapat menggunakan seni untuk menceritakan kisah mereka dan pada akhirnya mereka bisa berdamai dengan apa yang mereka alami dan mengatasi traumanya. Ini adalah teknik yang efektif bagi anak-anak yang mengalami pelecehan seksual.
Stigma yang terbawa dengan pelecehan seksual memaksa para korban untuk mengatasinya sendiri. Untungnya, beberapa agensi sudah menyediakan jalur telepon untuk konseling via telepon atau via online.
Dalam hal ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Kota Yogyakarta, mengatakan bahwa dalam kasus kekerasan, pihaknya terus berupaya melindungi hak perempuan dan anak melalui berbagai program.




