Kemudian yang kedua yaitu Pareso, dalam artiannya yaitu yang berarti dapat dirasakan oleh hati nurani setiap orang. Ketiga adalah Malu yang memiliki artian sifat atau perilaku manusia yang menjadi tanggung jawab setiap manusia. Terakhir adalah sopan yang berarti tingkah laku yang dilakukan oleh setiap manusia.
Adapun petatah petitih yang memiliki nilai keagamaan yang sebelumnya sudah dicantumkan di atas bahwasannya petatah petitih mengandung makna dari adat istiadat dan agama karena sebagai pedoman perilaku kehidupan manusia khususnya masyarakat Minangkabau.
Nilai keagamaan pertama yang ada dalam petatah petitih adalah nilai kemanusiaan sejati yang memiliki makna sebagai manusia kita harus memiliki sifat jujur, ikhlas dalam beramal maupun dalam perbuatan serta menjauhi larangan sang pencipta.
Kemudian yang kedua adalah nilai keimanan, sebagai makhluk tuhan kita harus memiliki atau percaya pada iman makna dari iman tersebut adalah menjauhi apa yang dilarang atau tingkah laku yang buruk seperti maksiat, membuat kekacauan, berbohong, dan lainnya hal ini dilakukan agar mendapatkan makna yang baik dan berada dalam jalan yang lurus.
Dari kedua nilai tersebut dapat disimpulkan bahwasannya petatah petitih minangkabau memiliki kiblat kepada apa yang sudah diajarkan dalam masing-masing agama secara universal seperti yang kita ketahui Indonesia memiliki berbagai macam kepercayaan begitupun suku minangkabau yang mana petatah petitih tersebut tidak mencondongkan pada satu kepercayaan saja namun secara universal.
Dari nilai-nilai diatas kita sudah mengetahui kiblat dan makna dari petatah petitih, kemudian terdapat bentuk dari petatah petitih diantaranya adalah bentuk pakaian yang mana pada bentuk ini petatah petitih menggunakan unsur pakaian untuk membuat kalimatnya contoh dari petatah petitih ini adalah:
“Adat dipakai baru, jikok kain dipakai usang”.
Arti dari kalimat tersebut adalah setiap manusia harus mengamalkan ajaran adat istiadat yang sudah diajarkan oleh nenek moyang masing-masing. Kemudian bentuk berikutnya adalah tubuh manusia yang mana terdapat 12 kategori tubuh manusia yang digunakan untuk petatah petitih salah satunya adalah sebagai berikut;
“Basuluah matohari, bagalanggang mato rang banyak”
Makna yang tersampaikan dalam kalimat tersebut adalah persoalan pribadi merupakan privacy yang tidak boleh diketahui oleh masyarakat luas hal ini sangat penting karena untuk menjaga harga martabat seseorang.





1 Komentar