Penurunan Air Tak Berekening Di PDAM Untuk menjaga Kehandalan Dalam Melayani Kebutuhan Air Masyarakat

Sistem Pelayanan Air Bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Sistem Pelayanan Air Bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

Penulis: Komarudin Eka Putra (250102103) – Mahasiswa Teknik Lingkungan, Akademi Teknik Tirta Wiyata (AKATIRTA)

SUARAPANTAU.COM – Penurunan ATR PDAM merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kinerja perusahaan air minum daerah. ATR atau Air Tak Berekening menunjukkan jumlah air yang diproduksi namun tidak tercatat sebagai pendapatan.

Tingginya ATR dapat menyebabkan kerugian finansial dan menurunkan efisiensi operasional PDAM.

Oleh karena itu, pengendalian ATR menjadi perhatian utama dalam pengelolaan sistem air minum. Upaya ini sangat berkaitan dengan identifikasi sumber penyebab ATR PDAM.

Bacaan Lainnya

Identifikasi sumber penyebab ATR PDAM dilakukan untuk mengetahui faktor utama terjadinya kehilangan air. Penyebab ATR dapat berasal dari kebocoran fisik pada jaringan pipa maupun kesalahan nonfisik seperti pencatatan meter.

PDAM perlu melakukan pemetaan jaringan secara detail untuk menemukan titik-titik rawan kehilangan air.

Dengan data yang akurat, langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Proses ini menjadi dasar dalam pengendalian kebocoran jaringan PDAM.

Dampak dari ATR yang tinggi sangat merugikan, baik bagi PDAM maupun masyarakat.

Bagi PDAM, ini berarti kerugian karena hilangnya potensi pendapatan dari air yang telah diolah.

Kerugian bagi masyrakat bisa timbul berupa pengaliran tidak 24 jam.

Air tak berekening yang tinggi dapat  berdampak kepada keluhan pelanggan meningkat karena yang paling dirasakan yaitu :tekanan yang rendah dan kontinuitas pengaliran di pelanggan.

Keluhan yang pertama diterima yaitu berupa Kontinuitas pengaliran.

Jam puncak pengaliran paling sering terjadi keluhan berupa tekanan yang kecil.Pelanggan yang terjauh mengeluhkan sekali tentang air yang mengalir kecil sekali.

Untuk mengatasi keluhan diatas diperlukan strategi yang tepat dan cepat

Pengendalian kebocoran jaringan PDAM bertujuan mengurangi kehilangan air secara fisik.

Kebocoran yang tidak tertangani dapat menurunkan tekanan air dan mengganggu distribusi.

Oleh sebab itu, PDAM melakukan perawatan rutin dan perbaikan pipa yang rusak.

Teknologi deteksi kebocoran juga mulai dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian.

Upaya tersebut mendukung pelaksanaan perbaikan infrastruktur jaringan PDAM.

Perbaikan infrastruktur jaringan PDAM dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi air.

Infrastruktur yang sudah tua dan tidak layak dapat meningkatkan risiko kebocoran. Dengan penggantian pipa dan peningkatan kualitas material, kehilangan air dapat ditekan.

Perbaikan ini juga berdampak pada peningkatan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

Seluruh kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan akurasi pencatatan air PDAM.

Peningkatan akurasi pencatatan air PDAM merupakan langkah penting dalam menurunkan ATR nonfisik.

Kesalahan pembacaan meter air dapat menyebabkan volume air terjual tidak tercatat dengan benar.

PDAM perlu melakukan kalibrasi dan penggantian meter pelanggan secara berkala.

Selain itu, sistem pencatatan digital dapat meningkatkan ketepatan data. Langkah ini mendukung tercapainya efisiensi operasional PDAM.

Efisiensi operasional PDAM dapat dicapai melalui penurunan ATR secara berkelanjutan.

Dengan berkurangnya kehilangan air, pendapatan perusahaan dapat meningkat.

Kondisi ini memungkinkan PDAM melakukan pengembangan pelayanan dan infrastruktur.

Efisiensi yang baik juga memperkuat keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.

(***)

Baca juga:

Pelayanan Optimal PDAM yang Bersih dan Profesional

Sistem Pelayanan Air Bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *