Ardhana Aulfa Azis berharap bahwa perlunya mendorong kesadaran publik agar proses pemilu tidak menimbulkan keterbelahan masyarakat.
“Kita semua harus melakukan evaluasi agar kedepan proses pemilu tidak sampai membuat polarisasi ditengah masyarakat,” harapnya.
Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif Kota Jakarta Selatan dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Munandar Nugraha.
Baca juga: Bawaslu RI Rancang Komunitas Digital Awasi Ujaran Kebencian dan Disinformasi Pemilu 2024
Turut hadir Ketua dan anggota komisioner Bawaslu Kota Jakarta Selatan, Muchtar Taufiq ,Hj. St. Aminah, dan Abdul Salam. Serta Kordiv Pencegahan, Humas dan Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kab/Kota se-Jakarta, dan berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas).
Juga hadir perwakilan kampus di Jakarta Selatan, Panwascam, staf sekretariat Bawaslu Jakarta selatan dan unsur media.
(ran)



