Pentingnya Merumuskan Kembali Mata Pelajaran Kearifan Lokal Melestarikan Budaya Bangsa

Pentingnya Merumuskan Kembali Mata Pelajaran Kearifan Lokal Melestarikan Budaya Bangsa (Ilustrasi)

Maksud dari digugu lan ditiru adalah bahwa seorang guru harus bisa memenuhi 2 kata tersebut. Pertama, digugu yang artinya bahwa perkataannya harus bisa dijadikan panutan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pertanggungjawaban tersebut baik yang berupa alasan-alasan maupun bukti-bukti yang logis dalam penyampaian sesuatu terhadap siswanya maupun kepada masyarakat umum.

Lalu dalam bidang pelestarian bahasa daerah mungkin tidak dapat bisa dilaksanakan di lingkungan sekolah karena di setiap daerah itu memiliki bahasa yang berbeda-beda.

Namun apabila di sekolah itu siswanya masih berasal dari daerah yang sama maka bisa dijadikan mata pelajaran tambahan mungkin dengan nama bahasa daerah.

Bacaan Lainnya

Dengan cara penanganan yang demikian ini mungkin dapat sedikit merubah mindset para generasi muda untuk terus melestarikan kebudayaan daerahnya sendiri. Bangsa yang maju adalah bangsa yang mengapresiasi dan merasa bangga serta menjujung tinggi kebudayaannya sendiri.

Penulis: Muhammad Maezun

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suarapantau.com menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027

Pasang Iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar