Perjalanan dari Cirebon tesebut, dilanjutkan dengan melewati pantura menuju Pekalongan. Dimana rencananya mereka akan singgah di kediaman Habib Lutfhi, seorang Ulama besar yang mempelopori kerukunan umat beragama. Rencana tersebut berawal dari pertemuan mereka di Cirebon, dimana mereka mendapat undangan dari Habib Lutfhi bin Yahya.
Dilansir dari laman kompasiana, Welly Widadi selaku Ketua Yayasan Maha Kassapa Thera di Cirebon mendukung adanya ritual keagamaan tersebut mengungkapkan, bahwa rencana bermalam di kediaman Habib Lutfhi juga tercetus dalam sebuah acara kirab kebangsaan.
Selain itu, Supriyadi selaku Direktur Jenderal Masyarakat Budha mengungkapkan bahwa pemerintah juga memberikan dukungan terhadap segala kegiatan keagamaan yang membangun harmonisasi dan mengedepankan toleransi.
Hari Kamis, tanggal 25 Mei 2023 para biksu telah sampai di Pekalongan. Sepanjang jalan Pantura, mereka disambut hangat oleh masyarakat sekitar. Tidak memandang kalangan, aksi thudong tersebut dijadikan tontonan menarik oleh masyarakat sekitar.
Banyak yang dengan senang hati mendokumentasikan perjalanan mereka dan ada pula yang ikut mengiringi perjalanan mereka, bahkan para siswa-siswi tingkat SD ikut berbaris di depan sekolah mereka untuk menyaksikan aksi thudong tersebut.
Kemudian, sesuai dengan rencana sebelumnya, para biksu tersebut bermalam di Kediaman Habib Lutfhi bin Yahya, tepatnya di Gedung Kanzus Sholawat Kota Pekalongan. Seusai sampai di sana, mereka disambut dengan antusias.
Tak hanya masyarakat sekitar, para tokoh lintas agama, dan Afzan Arslan Djunaid selaku Wali Kota Pekalongan beserta jajarannya turut menyambut para biksu tersebut. Wali Kota Pekalongan sangat mengapresiasi adanya aksi thudong tersebut.




