Organisasi dapat mati atau berhenti beroperasi karena banyak hal.
Mulai dari kepemimpinan yang buruk, penyesuaian yang ambisius, hingga kekurangan sumber daya, termasuk konflik internal dan ketidakmampuan mengelola risiko.
Seperti kegelisahan Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt, bahkan sekelas demokrasi pun bisa mati kapan saja. Sejauh sistem, pemimpin, dan masyarakat tidak lagi peduli dengan hal-hal esensial.
Kalau seorang penguasa mulai otoriter, senang menyebut lawan dengan kriminal, memilih tindakan yang subversif, alamat ia akan mematikan demokrasi.
Semakin cepat kematian itu terjadi, ketika semua orang, terutama ilmuwan, cerdik pandai dan ulama, mendiamkan begitu saja.
Perkuat dengan Perayaan
Lalu bagaimana supaya organisasi, budaya dan hal baik tidak mati?
Harus kita rayakan. Ya, rayakan dengan berbagai forum pencerahan dan pencerdasan.
Jika bangsa ini tidak mau literasi padam, di tengah merosotnya dunia perbukuan negeri, maka forum-forum literasi harus ditumbuhsuburkan.
Kebijakan yang memungkinkan ekosistem perbukuan menguat harus diupayakan.




